Diabetes Mellitus

Penyakit Diabetes Mellitus yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan system metabolisme dalam tubuh, dimana organ pancreas tidak mampu memproduksi hormone insulin kebutuhan tubuh.

Insulin adalah salah satu hormone yang diproduksi oleh pankeas yang bertanggung jawab mengontrol kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk memproses karbohidrat, lemak dan protein menjadi energy yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Penderita kencing manis umumnya menampakan tanda dan gejala dibawah ini :
1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak
2. Sering merasa haus
3. Lapar yang belebihan
4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus
5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan dan kaki
7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
9. Apabila luka/tergores/korengan lambat penyembuhannya
10. Mudah terkena infeksi terutama pada kulit

Berikut ini beberapa bahan atau ramuan bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi diabetes.
1. Ramuan diabetes I
Tiga siung bawang merah, sepuluh buncis, dan sepuluh daun salam diiris dan direbus dengan setengah gelas air, lalu disaring. Ramuan diminum satu kali sehari.
2. Ramuan diabetes II
Tiga buah (16 biji tunggal) belimbing wuluh, satu buah mentimun, 7 g atau 25 lembar daun sambiloto direbus dengan lima cangkir air hingga air tinggal empat cangkir, lalu diperas dan disaring. Ramuan diminum tiga perempat gelas satu kali sehari.
3. Ramuan diabetes III
Satu brotowali sebesar 10 cm dan akar papaya direbus dengan tiga gelas air, lalu disaring. Ramuan diminum dua kali sehari.
4. Rambut jagung
Rambut jagung sebanyak 50 g direbus dengan dua gelas air, lalu disaring. Ramuan diminum dua kali sehari.
5. Kedelai hitam
Segenggam kedelai hitam direbus dengan tiga gelas air hingga air tinggal satu gelas, lalu disaring. Ramuan diminum satu gelas satu kali sehari.
6. Kecibeling
Tiga lembar daun kecibeling dicuci dan dimakan sebagai lalapan setiap hari.
7. Lidah buaya
Dua lembar daun lidah buaya dipotong-potong dan direbus dengan tiga gelas air hingga air tinggal setengah gelas, lalu disaring. Ramuan diminum setengah gelas satu kali sehari.
8. Mengkudu
Sepuluh lembar daun mengkudu dicuci, direbus, dan dimakan.
9. Pare
Dua buah pare dilumatkan, ditambah setengah gelas air, diaduk, dan diperas. Air perasan diminum sekaligus satu kali sehari.
10. Petai cina atau lamtoro
Satu gelas biji petai cina digoreng sampai hangus, ditumbuk sampai halus, dan diberi tepung. Ramuan sebanyak satu sendok makan diseduh dengan air panas dan diminum dua kali sehari bersama ampasnya.
11. Salam
Segenggam daun salam direbus dengan tiga gelas air hingga air tinggal setengah gelas, lalu disaring. Ramuan diminum tiga kali sehari masing-masing sepertiga bagian.
12. Tapak dara
Daun tapak dara sebanyak 15 lembar direbus dengan tiga gelas air hingga air tinggal setengahnya. Ramuan diminum dua kali sehari.

Hipertensi

Darah Tinggi (Hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah yang tidak wajar di dalam arteri. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah melibatkan dua pengukuran, sistolik dan diastolik, tergantung apakah otot jantung berkontraksi (sistole) atau berelaksasi di antara denyut (diastole). Tekanan darah normal pada saat istirahat adalah dalam kisaran sistolik 100-140 mmHg dan diastolik 60-90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila terus-menerus berada pada 140/90 mmHg atau lebih.
Sekitar 90-95% kasus hipetensi tergolong pada hipertensi primer dimana penyebabnya tidak diketahui dengan jelas. Sedangkan 5-10% kasus tergolong hipertensi sekunder dimana penyebabnya diketahui seperti penyakit ginjal, kelainan hormonal, pemakaian obat atau zat tertentu dan lainnya.
Hipertensi adalah faktor resiko utama untuk stroke, serangan jantung, gagal jantung, aneurisma arteri, penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi resiko terkait komplikasi kesehatan. Meskipun demikian, obat seringkali diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja terbukti tidak efektif atau tidak cukup
Berikut ini beberapa ramuan herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi.
1. Akar alang-alang
Ramuan :
200 gram akar alang-alang dan manisan tangkue yang terbuat dari labu putih direbus dengan 2 gelas air hingga airnya tinggal setengah gelas.
Ramuan ini diminun dua kali sehari
2. Bawang putih
Ramuan :
3 siung bawang putih ditumbuk dan ditambah air masak.
Ramuan ini diminum sesudah sarapan selama satu minggu
3. Belimbing manis
Ramuan I :
Beberapa belimbing manis muda diparut dan diambil sarinya.
Ramuan ini diminum 2x sehari
Ramuan II :
Segenggam daun belimbing manis ditumbuk dan diperas. Air perasan ditambah dengan satu sendok makan air jeruk nipis dan madu.
Ramuan ini diminum 2x sehari
4. Belimbing wuluh
Ramuan I :
3 buah belimbing wuluh direbus direbus dengan 3 gelas air hingga airnya tinggal setengah gelas.
Ramuan ini diminum 1x sehari
Ramuan II :
3 buah belimbing wuluh diperas airnya
Ramuan ini diminum 1x sehari
5. Daun seledri
Ramuan :
Daun seledri secukupnya ditambah sedikit air masak, lalu diperas.
Ramuan ini diminum 2 sendok makan 3x sehari
6. Mengkudu
Ramuan :
2 buah mengkudu dibuang bijinya, diparut, dan diperas. Air perasan ditambah air mentimun, gula aren dan 2 gelas air panas, lalu disaring.
Ramuan ini diminum 2x sehari
7. Mentimun
Ramuan I :
2 buah mentimun dicuci, diparut dan diperas
Ramuan ini diminum2-3x sehari
Ramuan II :
150 gram mentimun direbus dan disaring.
Ramuan ini lakukan dengan memakan mentimun yang telah direbus dan meminum air rebusannya dan dilakukan secara teratur setiap hari
8. Pepaya
Ramuan :
Satu buah papaya muda diparut dan diperas
Ramuan ini diminum 2x sehari selama 3 hari
9. Rambut Jagung
Ramuan :
Segenggam rambut jagung direbus dengan satu liter air, lalu disaring
Ramuan ini diminum 2x sehari
10. Sambiloto
Setengah genggam daun sambiloto segar direbus dengan 3 gelas air hingga airnya tinggal ¾ gelas.
Ramuan ini diminum 3x sehari